Senin, 10 Juni 2013

hakikat konsep dasar IPS

.

Hakikat Konsep Dasar IPS

Pengertian IPS
Secara sederhana IPS dapat diartikan sebagai studi tentang manusia yang dipelajari oleh anak didik ditingkat sekolah dasar dan menengah. Rumusan tentang pengertian IPS telah banyak di kemukakan oleh para ahli IPS atau Social Studies, diantaranya menurut S. Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fungsi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial . Dinyatakan bahwa IPS merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peran manusia dalam masyarakat. Yang terdiri atas berbagai subjek sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial. Terkadang pula ada yang mengaitkan bidang studi IPS dengan filsafat atau religi, seni dan musik, kesusastraan, bahkan dihubungkan pula dengan science. Istilah lain yang kadang-kadang digunakan untuk menyebut bidang studi IPS yaitu, Social Education dan Social Learning. Kedua istilah tersebut menurut Cheppy lebih menitikberatkan kepada berbagai pengalaman di sekolah yang dipandang dapat membantu anak didik untuk lebih mampu bergaul di tengah-tengah masyarakat.
Dalam bidang pengetahuan sosial ada 3 istilah yang sudah biasa didengar :
  1. Ilmu Sosial ( Social Science ) Ilmu sosial adalah ilmu yang terdiri disiplin-disiplin ilmu pengetahuan sosial yang bertaraf akademis dan biasanya dipelajari pada tingkat perguruan tinggi.
  2. Studi Sosial (Social Studies ) Berbeda dengan ilmu sosial studi sosial bukan merupakan suatu keilmuan atau disiplin akademis, melainkan lebih merupakan suatu bidang pengkajian tentang gejala dan masalah sosial.
  3. Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ), IPS merupakan suatu pendekatan interdisipliner dari pelajaran ilmu-ilmu sosial dan merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu-ilmu sosial, seperti sosiologi, antropologi budaya, psikologi sosial, sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik dsb.
Pemahaman yang keliru tentang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu-Ilmu Sosial (IIS)

Pemahaman yang keliru tentang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) pada sebagian guru atau para pembelajar sehingga sering menimbulkan implementasi yang kurang tepat, bahkan jauh dari yang diharapkan dalam proses pembelajaran IPS di persekolahan, yaitu :
  1. Lebih menitikberatkan kepada pendekatan multidisipliner atau interdisipliner, dimana topik-topik dalam IPS dapat dimanipulasi menjadi suatu isu, pertanyaan atau permasalahan yang berperspektif interdisiplin.
  2. IIS lebih menitikberatkan kepada interdisiplin pada suatu bidang studi kajian disatu disiplin ilmu, seperti contoh pada disiplin ilmu antropologi.
Perbedaan antara IPS sebagai bidang studi dengan IIS sebagai disiplin ilmu
  1. IPS bukan sebagai disiplin ilmu seperti IIS, tetapi IPS lebih tepat sebagai suatu bidang kajian. Berbeda dengan IIS.
  2. Pendekatan yang dilakukan IPS adalah melalui multidisipliner atau interdisipliner. Tidak seperti IIS yang menggunakan pendekatan disiplin ilmu atau monodisiplin.
  3. IPS sengaja dirancang untuk kepentingan pendidikan, oleh karena itu keberadaan IPS lebih memfokuskan pada dunia persekolahan. Sedangkan IIS keberadaannya bisa di dunia persekolahan, PT, atau bahkan dipelajari dimasyarakat umum sekalipun.
  4. IPS disamping menggunakan IIS sebagai bahan pengembangan materi pembelajaran dilengkapi dengan mempertimbangkan aspek psikologis pedagogis.

0 comments

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Poskan Komentar

 

Followers

About Me

Foto Saya
Risqi Oktaviani
Nama saya Risqi Oktaviani. saya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi jurusan PGSD (pendidikan guru sekolah dasar). saya lahir di Sukabumi pada tahun 1993. Hobbi saya dari sejak kecil menggambar, sejak kecil saya bercita-cita menjadi seorang arsitek, tetapi sekarang saya menjadi calon guru.
Lihat profil lengkapku